Senin, 27 Januari 2014

Berita Terkini

detik.com

Tugas Kelompok Diskusi Etika Profesi

Diskusi Etika Profesi
  1.  Harus di akui bahwa hukum di indonesia sering kali belum dapat menjangkau penyelesain-penyelesaian kasus kasus kejahatan komputer,untuk itu di perlukan jaksa untuk memiliki wawasan dan cara pandang yang luas  melalui cakupan teknologi yang melatar belakangi kasus kasus tersebut sementara hakim hakim di indonesia pun masih memiliki kemampuan yang terbatas dalam penguasaannya terhadap teknologi informasi. Menurut anda bagaimanakah kita mengupayakan penyelesaian berbagai kasus yang terjadi dalam kejahatan komputer tersebut di tengah keterbatasan hukum dan pengadilan di indonesia tersebut?
  2.  Penggunaan perangkat lunak open source akan dapat mengurangi kemungkinan terjadi nya pelanggaran hak cipta. Namun penggunaan perangkat lunak tersebut sering kali menimbulkan pro dan kotra, Menurut anda sebutkan hal hal yang menguntungkan atau merugikan dari penggunaan perangkat lunak jenis tersebut.






  • Menurut pendapat kami banyak sekali kejahatan yang terjadi berkaitan dengan perkembangan teknologi maupun informasi,untuk membantu menyelidiki permasalahan yang terjadi di butuhkanlah seorang IT forensik. IT forensik sangat di perlukan untuk membantu memecahkan dan menyelidiki kasus ataupun masalah yang berhubungan dengan kejahatan teknologi informasi seperti mengumpulkan bukti dan lain sebagainya. Di samping itu di perlukan sistem pengamanan yang baik dr sistem yang ada,server ada harus meningkatkan pengamanan kerahasiaan data dengan cara mengevaluasi sistem keamanan. Dan juga di perlukan wawasan yang luas bagi penegak hukum di indonesia agar hukum di indonesia bisa berjalan dengan baik  dan berjalan sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku.







     
    •  Keuntungan

            Kreativitas : Dengan Open Source kita bisa mempelajari cara kerja suatu perangkat lunak, memodifikasinya, bahkan membuat produk baru dari sumber yang ada.

             Kemandirian : Kita tidak perlu lagi tergantung pada suatu produk tertentu, bahkan dengan Open Source kita bisa membuat produk yang sekelas dengan perusahaan berskala raksasa seperti Microsoft.

           Hemat Waktu : Berapa banyak waktu yang kita sia-siakan untuk berurusan dengan virus komputer di sistem closed source (baca : Windows) ? Dengan menggunakan sistem operasi Open Source seperti 3D OS kita tidak perlu membuang waktu lagi berurusan dengan virus komputer.

            Hemat Biaya : Berapa banyak biaya yang perlu kita keluarkan untuk pembelian suatu produk proprietary seperti Windows, Photoshop, MS Office dan lain-lainnya ?

             Hemat Devisa : Berapa banyak devisa negara yang harus lari keluar negeri jika kita terus menggunakan produk proprietary ?

             Mengurangi Tingkat Pembajakan : Open Source memungkinkan kita untuk tidak lagi menggunakan milik orang lain secara tidak sah atau dengan kata lain kita tidak perlu lagi menjadi pencuri …!!! Selain mengurangi tingkat pembajakan, secara otomatis dosa-dosa kita juga ikut berkurang…

          
     
    • Kerugiannya :

             Kurangnya dukungan vendor : Harus diakui, masih cukup banyak vendor  baik Hardware, Software, ataupun Game – yang belum memberikan dukungan penuh pada Open Source. Dan hal ini tentu saja cukup menghambat perkembangan Open Source.

            Kurangnya dukungan support : Karena belum cukup memasyarakat, maka dukungan support juga masih cukup sulit untuk ditemukan. Support untuk Open Source selama ini masih banyak bergantung pada Internet (baca : Google). Sehingga cukup menyulitkan mereka yang tidak mempunyai akses penuh pada Internet.

           Kurangnya dukungan bisnis : Pandangan bahwa Open Source adalah gratis dan tidak bisa membaca manfaat bisnis sangat menghambat para pebisnis yang akan terjun di Open Source. Kurangnya dukungan dari pebisnis ini membuat Open Source tidak bisa mempromosikan dirinya secara baik dan ini secara tidak langsung membuat pengenalan Open Source menjadi lebih lambat.

           Kurangnya promosi : Masih banyak orang yang beranggapan Open Source susah untuk dipergunakan, padahal perkembangan Open Source belakangan ini sudah cukup pesat dan bahkan dalam beberapa hal terkadang mampu menggungguli produk closed source. Kesalahpahaman ini bisa terjadi karena kurangnya promosi akan Open Source.




     

Hijab By Ai_Rie




Sejarah Hijab

Jilbāb (Arab: جلباب ) adalah pakaian terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim. Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan syariat Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat atau dikenal dengan istilah hijab. Sementara kerudung sendiri di dalam Al Qur’an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31:
Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya. (An Nuur :31)

Etimologi

Secara etimologis jilbab berasal dari bahasa arab jalaba yang berarti menghimpun atau membawa. Istilah jilbab digunakan pada negeri-negeri berpenduduk muslim lain sebagai jenis pakaian dengan penamaan berbeda-beda. Di Iran disebut chador, di India dan Pakistan disebut pardeh, di Libya milayat, di Irak abaya, di Turki charshaf, dan tudung di Malaysia, sementara di negara Arab-Afrika disebut hijab.
Di Indonesia, penggunaan kata “jilbab” digunakan secara luas sebagai busana kerudung yang menutupi sebagaian kepala perempuan (rambut dan leher) yang dirangkai dengan baju yang menutupi tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. Kata ini masuk dalam lema Kamus Besar Bahasa Indonesia pada tahun 1990 bersamaan dengan mulai populernya penggunaan jilbab di kalangan muslimah perkotaan.Dalam kosakata bahasa Indonesia menurut KBBI daring, jilbab adalah kerudung lebar yang dipakai perempuan muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai ke dada. Secara umum mereka yang menutupi bagian itu disebut orang yang berjilbab